There are no translations available

Serang--RRI-Online, Tujuh anak usia bawah lima tahun (Balita) penderita gizi buruk meninggal dunia saat mendapatkan perawatan intensif Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Serang, Banten.

Kepala Subdin Kesehatan Keluarga (Kesga), Dinas Kesehatan, Kabupaten Serang, dr.Sri Nurhayati, Rabu (2/1), mengatakan, ketujuh balita tersebut meninggal akibat terserang berbagai penyakit penyerta seperti tuberkulosis, pneumonia, sesak napas dan lainya.

Mereka saat dirujuk ke rumah sakit dalam kondisi sangat parah sehingga petugas medis setempat, tidak dapat berbuat banyak untuk menyelamatkan nyawa korban.

 
Literature
PD Network
News
PD Regional Forum
Search

Login Form






Kata Sandi hilang?
Belum terdaftar? Daftar

Home
Implementation of nutrition education and rehabilitation programs (NERPs) in Viet Nam.
There are no translations available

1: Food Nutr Bull. 2002 Dec;23(4 Suppl):78-85.

Dickey VC, Pachón H, Marsh DR, Lang TT, Claussenius DR, Dearden KA, Ha TT, Schroeder DG.Rollins School of Public Health, Emory University, Atlanta, Ga., USA.

Rigorous assessments of program quality are uncommon in developing countries. We evaluated the quality of the two-week, volunteer-facilitated, caregiver-child rehabilitation "hearth," or nutrition education and rehabilitation program (NERP), sessions in Save the Children's integrated nutrition program in Viet Nam. Field workers observed attendance, food contribution, food preparation, meal consumption, health message delivery, hygiene, and weighing at 240 NERP days at 59 NERP centers during seven months of implementation. Participation in cooking NERP meals (75.8%), washing mothers' and children's hands (75.7% and 81.6%, respectively), and weighing (74.5% on days 1 and 12) were high, but attendance rates (50.3%), food contributions (20.3%), and health message delivery (20.0%) were lower than expected, all with wide variation among communes, ecology, NERP day, and NERP round. Contrary to protocol, food was often delivered to malnourished children who stayed at home to accommodate caregivers' workloads and other constraints. While home-delivery of food prevented caregivers from learning from each other in a group, it did bring "tangible messages" (i.e., a large serving size of a new food) to the doorstep. Health volunteers were wise to stress active learning over repetitive message delivery. In summary, these NERPs were probably typical of previous NERPs although comparable quality measures are lacking. Despite imperfect implementation, the NERP's active-learning and local problem-solving helped achieve measurable impact on growth, diet, morbidity, and empowerment despite uncommon program challenges, such as uncharacteristically low baseline levels of malnutrition and high population dispersion. Regular quality monitoring may enhance impact even further.

Source :http://www.ncbi.nlm.nih.gov/

Pemutakhiran Terakhir ( Monday, 27 April 2009 )
 
HASIL PENELITIAN
There are no translations available

Jenis Berkas: Microsoft Word
Frekwensi ibu datang ke Pos Gizi. Diagram . Prosentase Balita yang Lulus dari Taman Ibu Balita. Alasan Ibu datang ke Pos Gizi. IMUNISASI. Diagram 10. ...
Sumber : www.savethechildren.or.id/Upload/Jennifer/End%20Line%20Survey/Report/HASIL%20PENELITIAN%20_NARASI.doc -

Pemutakhiran Terakhir ( Monday, 27 April 2009 )
 
Integrasi Bank Pangan dan Dapur Gizi
There are no translations available

Oleh : Siti Nuryati

Di beberapa negara maju, salah satu program perlindungan sosial bagi kaum miskin yang cukup terkenal adalah apa yang disebut sebagai “Bank Pangan”. Dalam program ini, makanan ditawar-kan kepada badan-badan nirlaba untuk dibagikan kepada orang tidak mampu secara cuma-cuma, biasanya dengan syarat kerja sukarela. Di Belanda misalnya, keluarga miskin mendapat bantuan paket makanan dari apa yang dinamakan “Voedselbank”.

Di Amerika Serikat (AS), krisis keuangan global telah menumbuhkan ba-nyak organisasi nirlaba yang mengumpulkan donasi dan sudah mampu membangun Bank Pangan sendiri. “Foodbank” berasal dari kumpulan donasi yang didapat dari acara-acara amal, kolekte di gereja, sesama organisasi nonprofit, perusahaan, ataupun perorangan. Pengurusnya mengelola hasil donasi tersebut dalam bentuk makanan, entah itu bahan pangan ataupun makanan kalengan, dan disimpan dalam suatu gudang besar.

Jika ada pihak yang membutuhkan pangan secara gratis karena masalah ekonomi ataupun masalah berat lainnya, mereka dapat menghubungi gereja atau badan-badan bantuan lainnya untuk mendapatkan pangan.

Dengan cara menunjukkan dokumen tanda penduduk dalam bentuk Green Card dan nomor bantuan sosial Social Security Number, ataupun surat keterangan pernah bekerja di perusahaan tertentu yang kemudian melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK), seseorang bisa masuk dalam program penyelamatan sesama. Mereka akan mendapatkan bantuan suplai makanan setiap hari yang dibagikan setiap minggu sekali.

Mereka juga akan ikut dalam program-program kebersamaan. Contoh konkretnya, makan bersama pada Hari Thanksgiving (salah satu perayaan nasional di negara AS dan Australia) tanpa perlu membayar sama sekali. Jadi, meskipun seseorang menganggur, kebutuhan makanannya akan tetap tercukupi dengan layak. Hal yang sama juga ada di Hong Kong, sebagai salah satu kota dengan biaya hidup tertinggi di Asia. Mekanismenya mirip dengan “Foodbank”di AS.

Pemutakhiran Terakhir ( Monday, 27 April 2009 )
Selengkapnya...
 
Interventions to prevent the practice of female genital mutilation ...
There are no translations available

  PDF/Adobe Acrobat

Female Genital Mutilation (FGM) is a traditional practice that involves partial or total ... an alternative rites approach, the positive deviance approach, ...
source :www.kunnskapssenteret.no/Prosjekter/5658.cms

Pemutakhiran Terakhir ( Tuesday, 07 April 2009 )
 
<< Awal < Sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Berikutnya > Akhir >>

Hasil 57 - 63 dari 217

Who's Online

Saat ini ada 18 tamu online
© 2010 Positive Deviance Resource Center
Power by JOOMLA